Showing posts with label Hokkaido. Show all posts
Showing posts with label Hokkaido. Show all posts

Liburan Hokkaido Day 6: Hari Terakhir di Sapporo


Terimakasih untuk teman-teman pembaca tesyaskinderen yang sudah mengikuti kisah liburan kami ke Hokkaido. Tiba saatnya, saya sharing mengenai hari terkahir kami di Sapporo sebelum kami kembali ke Indonesia. Tulisan ini menjadi penutup rangkaian travel diary kami selama berlibur di Hokkaido.

Pagi hari, kami naik kereta dari Asahikawa menuju Sapporo. Backpack kami titipkan di stasiun kereta, lalu kami langsung jalan-jalan setibanya di Sapporo. Hari itu kami awali dengan makan seafood segar di Nijo Market, pasar ikan di Sapporo. Lalu kami naik chairlift di Okurayama Ski Jump Stadium, waaah pengalaman tidak terlupakan naik ke atas puncak menggunakan chairlift. Belum lagi pemandangan yang kami bisa lihat dari atas menuju kota Sapporo :)

Tapi petualangan kami hari itu tidak berhenti di Okuraya Ski Jump Stadium. Kami juga pergi ke sebuah taman bernama Moerenuma Park. Taman yang saya temukan saat riset mengenai liburan ke Hokkaido ini berwarna hijau tertutup rumput pada musim panas, namun menjadi putih ditutupi salju saat musim dingin.


Enjoying our family time at Moerenuma Park

Baca Selanjutnya...

Liburan ke Hokkaido Day 5: Kunjungan ke Taman Bunga Shikisai-No-Oka dan Asahiyama Zoo


Hari itu merupakan hari yang ditunggu oleh kedua Kiddos untuk mengunjungi Asahiyama Zoo. Namun, karena terdapat perubahan rencana pada hari sebelumnya, mereka harus sabar menunggu, karena kunjungan ke zoo dipindahkan ke siang hari. Paginya kami akan mengunjungi kota cantik bernama Biei, saya ingin pergi ke kebun bunga Shikisai-No-Oka, sedangkan mr.husband ingin naik sepeda di Biei, kota kecil yang terkenal dengan hamparan bukit yang indah dipandang mata.

Pagi hari kami meninggalkan Smile Hotel, menitipkan barang disana lalu berjalan ke stasiun Asahikawa. Stasiun nampak sepi, hanya kami berempat yang menunggu di lintasan kereta. Aah, saya semakin jatuh cinta dengan JR Asahikawa Station ini. Interior-nya yang modern dan cantik, membuat stasiun ini berbeda dengan yang lain.

Waiting for the train, at JR Asahikawa Station
Baca Selanjutnya...

Liburan ke Hokkaido Day 4: Dari Furano ke Asahikawa


Beberapa hari ditemani mendung dan hujan di Jepang, kami akhirnya mencoba juga bagaimana rasanya terik matahari saat musim panas di Jepang. Hari itu suhu tiba-tiba meningkat drastis, membuat kamar yang nyaman dan dingin di Petit Hotel Melon rasanya sangat berat untuk ditinggalkan (:

Tapi kami harus naik kereta jam 12 siang dari Furano ke Asahikawa. Akhirnya jam 10.30 kami pun minta dipesankan taksi dari hotel ke Furano Station. Karena masih ada waktu, Kiddos#1 dan mr.husband kembali menyewa sepeda untuk keliling sekitar kota Furano. Sementara itu saya dan Kiddos#1 juga keliling dengan jalan kaki, hingga akhirnya kereta ke Asahikawa sudah siap berangkat.

Perjalanan dari Furano ke Asahikawa kurang lebih sekitar 75 menit, kami melewati desa di Pulau Hokkaido, dimana-mana terlihat hamparan hijau. Asahikawa saya masukan ke dalam itinerary karena kami ingin mengunjungi kebun binatang Asahiyama. Dari rencana satu malam menginap disana, akhirnya kami putuskan menginap dua malam, karena dibandingkan menginap di Furano, kota Asahikawa lebih banyak hiburan. Khususnya hiburan shopping karena begitu keluar JR Station, kami disambut Aeon hehehe..

Aeon di Asahikawa
Baca Selanjutnya...

Liburan ke Hokkaido Day 3: Melihat Lavender di Furano


Setelah transit masing-masing satu malam di Ho Chi Minh, Tokyo dan Sapporo, akhirnya hari yang saya nanti tiba. Kami akan berkunjung ke kota Furano untuk melihat bunga lavender. Liburan ke Hokkaido pada musim panas memang highlight-nya adalah untuk melihat bunga lavender. Walaupun pada awal bulan Juli, hamparan bunga belum terlalu mekar. Tapi mau bagaimana lagi, liburan panjangnya hanya bisa saat libur lebaran:D

Pagi hari, kami check out dari Grids Sapporo Hotel+Hostel. Saat request menitipkan koper, staff Grids mengatakan bahwa ada biaya yang harus kami bayar. Saya tidak keberatan, namun saya menanyakan mengenai pemesanan kami satu malam lagi di Grids saat kami kembali dari Asahikawa. Ternyata, karena kami akan kembali menginap, staff Grids tidak jadi mengenakan biaya tambahan untuk penitipan koper. Alhamdulillah :)

Cerita bagaimana pergi ke Furano tanpa mengikuti tour sudah saya tulis lengkap di tesyasblog. Luar biasa sih challenge-nya untuk pergi ke Furano di saat musim panas. Walaupun sudah tiba 30 menit sebelum jadwal Lavender Express Train di JR Sapporo Station. Tapi antrean sudah luar biasa panjang. Untung kami sudah membeli tiket, jadi kami mulai antre pada lajur non-reserved seat, sesuai jenis tiket yang kami miliki.

Antrean naik kereta dari Sapporo ke Furano
Baca Selanjutnya...

Liburan ke Hokkaido Day 2: Coffee Trip ke Blue Bottle Tokyo Hingga Makan Halal Ramen Houryu di Sapporo


Hari terakhir kami di Tokyo, sebelum melanjutkan perjalanan ke kota selanjutnya yaitu Sapporo. Pagi hari, mr.husband dan Kiddos#1 meminjam sepeda kepada pihak Hostel. Sepeda disediakan gratis, kami hanya perlu membayar JPY10,000 untuk deposito (JPY5,000 per sepeda).

Sayangnya pagi itu hujan, jadi mereka hanya naik sepeda satu jam, dan kembali ke hostel. Karena tidak punya waktu lama, kami pun packing dan bersiap untuk mencoba coffeeshop bernama Blue Bottle Coffee yang berada di Shinagawa Station.

Arriving at Shinagawa Station
Baca Selanjutnya...

Liburan ke Hokkaido Day 1: Transit Satu Malam di Tokyo Dan Mengunjungi Sensoji Temple di Asakusa


Tujuan liburan ke Jepang kali ini memang khusus ingin merasakan musim panas di Hokkaido. Tapi karena pesawatnya dari Jakarta ke Tokyo, maka wajiblah ke Tokyo dulu semalam untuk mengunjungi Asakusa, satu daerah yang terlewat kami kunjungi pada liburan ke Jepang Desember 2015 yang lalu.

Kami tiba di Narita sekitar jam 2 siang dan langsung menuju penginapan kami Hotel 3000 Jyuraku Asakusa menggunakan kereta Keisei Express. Setelah selesai check-in, barulah terasa laparnya karena  terakhir kali kami makan adalah di pesawat hehe...

Kami sholat dulu di hotel kemudian keluar dengan tujuan pertama makan halal ramen di Naritaya Asakusa. Ceritanya sudah di posting di link ini ya. 

Ternyata tidak salah kami menginap di daerah Asakusa karena kami mendapatkan suasana yang berbeda dari hiruk pikuk kota Tokyo. Sore menjelang malam itu Asakusa cukup lengang, kami bisa berjalan dengan santai menyusuri gang kecil di daerah Asakusa dan menghabiskan cukup banyak waktu untuk foto-foto di sekitar Sensoji Temple.

Welcome to Asakusa :)

Baca Selanjutnya...

Pengalaman Terbang Dengan Vietnam Airlines Dari Jakarta ke Tokyo


Sudah saya ceritakan sebelumnya bagaimana kami hunting tiket pesawat murah dari Jakarta ke Tokyo untuk musim libur lebaran. Sekarang kami ingin berbagi cerita mengenai pengalaman pertama terbang dengan Vietnam Airlines dari Jakarta ke Tokyo.

Saya masih ingat beberapa tahun lalu saat training dari kantor di Singapura, salah satu pesertanya adalah dari Vietnam. Karena jadwal pesawat kami untuk pulang ke negara masing-masing hampir sama, akhirnya kami berbagi taksi. Setibanya di Changi, kami berpisah di Terminal 3, saya naik Garuda Indonesia dan ia naik Vietnam Airlines. Dari pengalaman tersebut, saya pikir pasti Vietnam Airlines keren nih, namanya juga full airlines service.

Karena itu, saya tidak terlalu ragu saat memesan tiket Vietnam Airlines. Image bahwa Vietnam Airlines adalah full airline service cukup menenangkan hati; bagasinya sudah include, begitu juga dengan makanan. Hanya satu yang luput dari perhatian yaitu masalah inflight entertainment. Enggak pernah menyangka kalau TV-nya harus "nobar" hahaha..

We're leaving on a jet plane
Baca Selanjutnya...

Dari Narita Airport ke Asakusa Dengan Keisei Express


Ini kali pertama kami tiba di Bandara Narita, Tokyo. Sebelumnya kami menggunakan Air Asia dan tiba di Bandara Haneda. Kali ini terbang dari Jakarta ke Tokyo menggunakan Vietnam Airlines, kami tiba di Narita.

Karena belum pernah mengunjungi daerah Asakusa, saya memesan hostel satu malam di daerah ini. Memang niat banget ya, dari Narita khusus ke Asakusa, dan besoknya kembali ke Narita:p Ohya, kalau melihat peta kereta, Asakusa lumayan lebih dekat dari Narita, dibandingkan dengan area turis lainnya.

Naik apa dari Bandara Narita ke Tokyo? Kami menggunakan aplikasi Hyperdia untuk mencari rute kereta. Saat membuat itinerary, kami sudah riset harus naik apa dari Narita ke Asakusa. Tapi tetap saja bingung saat baru keluar dari arrival hall Narita Airport. Yah, maklum..namanya juga baru pertama kali:D

Arrival hall di Terminal 1 Narita International Airport
Baca Selanjutnya...

Transit Satu Malam di Ho Chi Minh: Menginap di Ibis Saigon Airport


Sempat bingung sewaktu memilih akomodasi di sekitar Saigon Airport atau yang sekarang bernama Tan Son Nhat International Airport. Saya lupa persisnya tau darimana mengenai hotel ini, namun akhirnya hanya Ibis Saigon Airport yang menjadi alternatif saya.

Ho Chi Minh adalah kota yang pertama bagi kami sekeluarga, kami transit dalam perjalanan dari Jakarta ke Tokyo. Awalnya sih kami ingin jalan-jalan ke kota Ho Chi Minh. Namun begitu keluar dari airport dan melihat hiruk pikuk keadaan di sekitar bandara, kami putuskan hanya tinggal di hotel saja.

Keadaan kamar yang sangat nyaman juga membuat kami malas pergi jauh. Kami memesan sebuah kamar Family Room dengan 1 queen bed dan 1 bunk bed. Harga kamar ini adalah Rp 890 ribu semalam, sudah termasuk pajak dan free airport transfer and pick-up.

Kamarnya besar banget untuk ukuran Ibis Hotel ya..
Baca Selanjutnya...

Merencanakan Liburan ke Hokkaido: Tiket Pesawat, Itinerary dan Akomodasi


Saya menulis posting ini untuk merangkum segala kepusingan merencanakan liburan ke Hokkaido, Jepang. Yaah, belum apa-apa udah curhat:D Pusing karena seperti biasa, so many things to do but so little time we have.

Udah lama saya ingin mengunjungi Furano. Untuk yang belum tau Furano, silahkan lihat link ini ya. Tujuan saya adalah melihat kebun bunga lavender yang mekar saat musim panas. Sebagai pecinta warna ungu, this place has been in my bucketlist for so long.

Namun untuk mengunjungi Furano ini, saya harus mengorbankan kota Sapporo. Padahal saya sudah search ada beberapa tempat wisata keluarga yang asyik di sana. Misalnya saja Moerenuma Park dan Sapporo Science Center. Kata mr.husband sih, "Ya nanti lain kali lagi ke Sapporo nya.." Eaaa banget!

Akhirnya liburan ke Hokkaido sudah mantap dengan tujuan utama adalah Furano dan sekitarnya, termasuk kota Biei dan Asihakawa. Kota Sapporo hanya akan menjadi kota transit, sebagai pintu masuk kami dari Tokyo. 

The beautiful flower field
Source: Farm Tomita
Baca Selanjutnya...