Singapore Walk: Trekking Di The Southern Ridges


Bosan ke Singapura hanya untuk mengunjungi patung Merlion, Resort World Sentosa, Gardens By The Bay dan shopping malls? Bagaimana kalau sesekali mencoba melakukan Singapore Walk? Yup, teman-teman bisa mencoba melakukan trekking di National Parks yang ada di Singapura.  Ada banyak National Parks di Singapura, baca informasi detailnya di sini ya. Kami memilih The Southern Ridges karena ingin sekalian mengunjungi the Henderson Wave Bridge. 

DIY Walk (DIY=Do It Yourself) sangat mudah dilakukan di National Parks yang ada di Singapura, karena tersedia informasi yang sangat jelas pada website mereka. Coba dilihat di link ini ya.

Karena menyadari kondisi kedua Kiddos dan tentunya saya (kalau mr.husband sih kayanya kuat aja hehe), kami tidak memilih full track sepanjang 10KM yang membutuhkan sekitar 3-5 jam jalan kaki. Kami memilih rute dari Alexander Arch ke the Henderson Wave Bridge.



Memulai our first Singapore Walk dari Alexander Arch


Kami memulai perjalanan setelah minum kopi di Kurasu Singapore. Kami lalu naik bus nomor 51, dan melewati setengah wilayah Singapura:D Rasanya enggak lamaaa banget! Setelah 50 menit, kami pun tiba di Alexander Arch. 

Sebetulnya bisa juga naik MRT ke Labrador MRT Station (orange line). Namun karena jarak jalan kaki lebih dekat dari bus stop ke Alexander Arch compared to dari Labrador MRT Station, kami memilih naik bus.



Bus stop terletak di dekat Hort Park


Kami pun memulai jalan kaki menuju Telok Belangah Hill Park, total rute yang harus ditempuh sekitar 2,1KM. Aaaah, aman saya pikir, kedua Kiddos kalau jalan kaki ke taman yang agak jauh dari rumah juga pulang pergi biasanya 2KM.


Kami memilih rute menuju Henderson Waves: 2,1 km
Sayangnya kami tidak bertemu dengan monyet (:


Kami mulai masuk area Forest Walk yang ada di Telok Belangah Hill Park. Forest walk ini keren banget, dibangun tinggi dari dasar hutan, dengan atap pepohonan yang rindang. 










Jarak yang kami tempuh sekitar 1,3KM. Dan Kiddos#2, our drama king sudah mulai protes.

"Ngapain sih kita ke Singapura cuman ke hutan?" katanya mulai lebay. Saya jawab, "Iya kan supaya sehat De. Hutan ini juga keren kan De? Dan dia pun mengeluarkan kalimat pamungkasnya kalau sedang kesal, "Itu kan menurut Bundu!" Hadeeeeh! 

But we kept on walking, rengekan kedua Kiddos untuk memesan Uber tidak kami hiraukan. Sejujurnya saya menikmati jalan yang kami lalui. Sejauh mata memandang hijau, dan terdengar suara burung di pepohonan. Damai sekali rasanya :)


Bisa pilih shortcut ataupun jalan biasa 
Cape banget kayanya udah naik tangga:D
I love this place :)
Saat melihat parkiran mobil, kedua Kiddos minta pesan Uber:p
Kami terus jalan menuju Henderson Waves



Setelah kurang lebih satu jam, kami pun tiba di tujuan akhir yaitu Henderson Wave Bridge. Sore itu langit lumayan cerah dan kami berhasil menikmati sunset yang indah.


It was a beautiful afternoon
Jembatan dan hutan di antara gedung-gedung tinggi
Menikmati sunset dari Henderson Wave Bridge
Family picture (minus mr.husband yang fotoin hehe)


And the blue hours moment was incredible.. Thank you mr.husband for the beautiful pictures!





Setelah gelap, kami turun ke bawah menuju bus stop terdekat dari Henderson Wave Bridge. Perjalanan kami lanjutkan ke Vivo City, untuk makan malam dan membelikan kedua Kiddos reward kecil karena sudah mau menemani kami jalan kaki :)

The Henderson Wave Bridge saat malam tiba
Bus stop terdekat dari the Henderson Wave Bridge




Written on January 9, 2018
Follow our instagram & twitter: @tesyasblog
Like our FB Fanpage: Tesyasblog
See our video on youtube: Tesya Sophianti 


Previous Post:
Weekend Dengan Keluarga ke Singapura

No comments:

Post a Comment