Membawa Anak Bepergian Dengan Pesawat: Apa Yang Harus Disiapkan?

Khawatir ketika membawa anak naik pesawat (terutama untuk pertama kali)? Jangan sedih, you are not alone! Saya pun mengalaminya, ketika itu kiddos baru berusia 4 dan 2 tahun. Beruntung kami belibur bersama dua keluarga yang lain ke Penang, sehingga kiddos asyik bermain bersama teman-temannya dan lupa bahwa mereka sedang ada di atas pesawat. Enggak percaya? Liat deh foto di bawah ini, heboh memang ketika tiga baris di Air Asia kami kuasai:D


Serasa pesawat pribadi:D

Bahkan, setelah beberapa kali naik pesawat dengan tujuan dekat (1-2 jam), saat pertama kali membawa kiddos dengan full airline service Garuda Indonesia ke Hongkong (kurang lebih 5 jam perjalanan), rasa khawatir tetap saya rasakan. Alhamdulillah games dan video yang disediakan Garuda, membuat mereka betah di pesawat. Hmm, pastinya ada uang ada barang kan?


Menikmati perjalanan dengan Garuda Indonesia

Tip Liburan Hemat Dengan Keluarga

Tulisan ini pernah tayang di Majalah Travel3Sixty Air Asia Indonesia edisi Juni 2014 (versi yang sudah di-edit tentunya). Saya coba mengambil hal-hal inti dari apa yang sudah saya tulis untuk di share bagi Anda, para pembaca tesyaskinderen.

Saya yakin setiap orang (terutama para mommies) memiliki tips & tricks tersendiri dalam merencanakan liburan hemat dengan keluarga. Buat saya ada hal-hal yang sangat penting yang harus saya lakukan, agar bisa berlibur dengan cara hemat. Diantaranya adalah:

1. Membeli Tiket Pesawat Satu Tahun Di Muka

Bekerja di perusahaan yang hanya memberikan cuti (masal) pada saat lebaran dan tahun baru (kecuali memiliki cuti 22 hari setelah bekerja 5 tahun), membuat saya harus berlibur pada saat peak season ataupun weekend. So far saya selalu memilih libur natal dan tahun baru. Tapi kan tiketnya mahal? Iya betul, mahal (banget!!).

Untuk mendapatkan tiket dengan harga miring, saya membeli tiket satu tahun di muka. Memang agak "ilfil" sih beli tiket tapi perginya masih 10-12 bulan lagi. Tapi mau gimana lagi? Perbedaan harga tiketnya signifikan! Misalnya tiket liburan kami ke New Zealand pada bulan Desember 2013, kami beli di bulan Januari 2013. Kami mendapatkan tiket setengah harga loh! Hal ini saya buktikan dengan iseng mencari tiket ke NZ untuk tanggal yang sama (sekitar bulan Juli 2013), harganya sudah naik dua kali lipat!

Kiddos dan Emir di tepian Lake Wakatipu, New Zealand

Hostel di Singapura Untuk Keluarga Rp 1 juta-an

Saya dibuat puyeng ketika harus memilih hostel di Singapura untuk keluarga. Pertama, karena kami saat itu liburan pada periode school holiday yang artinya harga hotel maupun hostel lebih mahal daripada biasanya. Kedua karena nilai tukar SGD terhadap IDR saat itu hampir Rp 10.000 sedangkan budget saya Rp 1 juta dan "hanya" menjadi SGD 100 per malam (untuk empat orang) karena unfavorable exchange rate.

Jika saja budget tidak terbatas, banyak pilihan hostel untuk keluarga di Singapura. Anda dapat mencoba menginap di jaringan 5 Footway Inn atau Rucksack Inn yang memiliki quadruple room. Namun hostel ini memasang harga mulai dari SGD 150. 

Setelah membaca review di tripadvisor dan hostelbookers, akhirnya ada tiga hostel di Singapura degan rate Rp 1 juta-an untuk empat orang yang menjadi pilihan saya: Classic Room di Moni Gallery Hostel , family room di Joyfor Backpacker's Hostel dan Four bedded dorm di The Mitraa,

The Mitraa terletak dekat dengan Fareer Park MRT (line ungu)