Tips Family Backpacking ke Hongkong

Anda sudah membaca beberapa tulisan di tesyaskinderen mengenai liburan dengan kiddos ke Hongkong? Jika Anda sudah memasukan Hongkong ke dalam bucketlist traveling Anda bersama keluarga, saya coba share beberapa tips liburan dengan keluarga ke Hongkong disini ya.

Kiddos dengan Jessie di Toy Story Land



1. Rencanakan Pada Musim apa Anda Akan Mengunjungi Hongkong?

Hongkong sepanjang tahun nyaman dikunjungi, karena walaupun negara 4 musim, winter di Hongkong tidak ekstrim. Namun perlu diingat bahwa mulai bulan Mei, sering turun hujan di Hongkong.

Pastikan Anda membawa jacket tebal untuk anak jika berlibur akhir tahun di Hongkong. Suhu bisa mencapai sekitar 8 derajat.

Kami mengunjungi Hongkong pada penghujung musim dingin, sekitar bulan Februari. Suhu sekitar 15-20 derajat, kami bisa jalan-jalan dengan nyaman menggunakan jacket tipis. Sewaktu antri wahana di Ocean Park maupun Hongkong Disneyland pun kami tidak merasa kepanasan.


2. Berburu Tiket Pesawat Murah ke Hongkong

Ayo terus pantau promo budget airline favorit Anda. Tiket termurah yang pernah saya dapatkan untuk direct flight Jakarta Hongkong PP adalah Rp 1.750.000 per-orang dengan Tiger Mandala. Sayangnya mereka sekarang merubah direct flight menjadi transit terlebih dulu di Changi airport.

Dengan Air Asia, kita harus transit di KLIA2 Kuala Lumpur terlebih dulu. Silahkan Anda pilih, mau transit di Changi atau di KLIA2?


3. Mencari Penginapan Murah di Hongkong

Nah bagian ini yang susah:p Saya sudah pernah membuat posting khusus mengenai penginapan untuk keluarga di Hongkong pada posting ini.

Tapi kalau boleh merekomendasikan, saya akan menyarankan keluarga Indonesia yang mencari penginapan murah di Hongkong untuk tinggal di Causeway Bay Inn. Coba deh baca review lengkap kami disini ya.


4. Menyusun Itinerary : Pilih Atraksi Yang Benar-Benar Anda Suka 

Untuk keluarga kami, Hongkong Disneyland dan Ocean Park wajib masuk ke dalam list. Namun atraksi seperti The Peak Tram dan Cable Car di Ngong Ping, menurut saya bisa dijadikan alternatif saja jika memang ada bujet lebih.

Atau Anda juga bisa naik ferry ke Cheung Chau Island selama satu jam dari Hongkong untu bermain di pantai yang sangat bersih, dan untuk escape dari hustle and bustle di Hongkong.

Tung Wan Beach di Cheung Chau Island

5. Menyusun Itinerary: Berapa Hari Liburan Ideal di Hongkong?

Saya akan jawab: 5 hari termasuk perjalanan. Jadi jika Anda berangkat Rabu, Anda sudah bisa kembali hari Minggu. Jika kurang dari itu, Anda akan merasa kurang puas menjelajahi Hongkong.


6. Berapa Biaya Liburan Keluarga ke Hongkong?

Kayanya point ini yang paling penting ya, berapa sih biaya liburan ke Hongkong? Coba saya beri gambaran untuk keluarga terdiri dari dua dewasa dan dua orang anak ya.

Perinciannya kurang lebih sebagai berikut:
1. Tiket pesawat: 
Jika mendapatkan harga normal, sekitar Rp 3 juta PP. Total berempat Rp 12 juta.
2. Hotel: 
Bujet permalam HKD 1.000, empat malam menjadi HKD 4.000
3. Transport: 
- Octopus Card untuk dewasa dan top up: HKD 150+100 per orang, atau HKD 500 dua orang dewasa
- Octopus Card untuk anak dan top up: HKD 70+100 per orang, atau HKD 340 dua orang dewasa
4. Masuk Tempat Wisata 
- Hongkong Disneyland: HKD 1.540 (2 dewasa+2 anak)
- Ocean Park: HKD 960 (2 dewasa+2 anak)
5. Biaya makan per hari untuk empat orang
- Makan pagi, siang dan malam @HKD 100, per hari HKD 300. Biaya ini termasuk jajan di convenience store ya. Total 5 hari: HKD 1.500
6. Budget shopping dan lain-lain: HKD 1.000

Total biaya untuk 5 hari di Hongkong, dua dewasa dan dua anak menurut perincian di atas adalah (asumsi 1 HKD = Rp 1.600) : Rp 27.744.000.

Tentunya Anda bisa menyesuaikan bujet shopping, masuk atraksi wisata, dan bujet makan harian jika ingin lebih hemat. Dan pastinya, biayanya akan berkurang jauh jika Anda berhasil mendapatkan tiket murah :)

***

Sudah siap untuk family backpacking ke Hongkong? 

Travel begins with a dream.


written on May 27, 2014 by @tesyasblog


Updated February 2015: 
Untuk merencanakan liburan keluarga ke Hong Kong, Anda bisa mendapatkan informasi detail di dalam buku Family Backpacking Hong Kong yang sudah bisa didapatkan di toko buku terdekat. 

16 comments:

  1. Aku rencana ke Hongkong (kalo ga ada halangan) pas ulang tahun Shaina thn depan, kebetulan pas di winter tuh.. awal februari. Ternyata walau winter masih nyaman buat jalan2 dan nge-disneyland ya?
    Wih, itu tiket 1,750jt pp mantab benerrr... Aaah semoga bisa dapet segitu juga nanti pas hunting ticket. Kalo boleh tau itu belinya pas bulan apa? Kebetulan rencananya sama2 Februari, kali aja beruntungnya sama :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Cicha..wah asyiknya mau merayakan ultah Shaina di HK :) Februari is the best month to travel to HK, seenggaknya buat kami ya. Walaupun mendung terus, tapi cuacanya enak, adem.

      Dulu aku dapet Rp 1.750.000 sewaktu Tiger Mandala promo dan buka lagi direct flight Jakarta ke HK. Biasa kan, kalau rute baru jadinya murah banget promonya. Semoga Cicha juga dapet harga murah ya.

      Delete
  2. Mba Tesya, kalo mau ke hongkong di September kira kira udah masuk musim dingin belum ya disana, thank you

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Ita, belum masuk musim dingin kalau Sept.

      Delete
  3. Hai mba.. salam kenal.. semua referensinya sangat menarik sekali.. saya newbie ni.. rencananya saya,istri dan anak saya usia 10 bulan, nanti mei (anak sya sdah 1 thun nanti) rencana trip 3 negara malaysia,singapura,hongkong selama 10 hari, bisa minta tolong rincikan perjalanannya mba dengan bayangan kami seperti ini:
    Di malaysia mungkin 2 hari saja karna fokus liburannya di hongkong, lalu di singapura 3 hari minimal bisa ke merlion dan universal studio, lalu sisanya ke hongkong minimal ke disney land,the peak..*boleh ditambah spot yg keren di setiap negara mba hehehehe..
    Terutama di hongkong mba, katanya agak riskan bawa anak,susah makanannya lah trus orang"nya gak friendly lah.. jdi agak ngeri kalau backpacking sama anak..
    Kalau bls lewat email jga ga pa pa mba.. biar enak nanya nanya lebih lagi.. heheheee..
    Makasiiih bangeeeeet mba kalau di balas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello Mas Teguh, salam kenal ya. Sebelum saya memulai, Mas Teguh bisa buku beli Family Backpacking Singapura & Malaysia, juga Family Backpacking Hong Kong nih. Kayanya cocok untuk perjalanan Mas hehehe *promosi dulu

      1. Di HK pertama kali itu idealnya 5 hari 4 malam. Di KL ama Sin 2 hari semalam juga gpp.
      2. Di buku saya tersebut di atas, dibahas tempat wisata gratis di ketiga negara serta tempat wisata berbayar. Fokusnya adalah tempat wisata untuk anak, jadi Mas bisa baca2 dulu dan memutuskan mau kemana aja.
      3. Enggak susah kok di HK, asik malah..
      4. Ohya di buku itu ada contoh itinerary Mas, bisa langsung dicontek.
      5. Bisa pergi Pake Jetstar via Singapura. Pulangnya pake Air Asia via KL, jadi sejalan deh semuanya. Rutenya Sin-HK-KL-Jkt.

      Delete
    2. Waduh sama ky mas teguh saya, januari 2017 rencana mau ke hongkong sm anak saya umur 1thn. Tp belom tau caranya gmn? Mbk tesya mungkin bs kasih saran.. Blsnya di email saya mbk. -> wildangetar87@gmail.com soalnya kalau bls dsini tdk ada pemberitahuan. Makasih mbk :)

      Delete
    3. Oh ini Mas barusan yang nanya2 di IG tesyasblog yah? Mas bs email ke aku juga ya ke tesyas.blog@gmail.com.

      Delete
  4. Yeayy HK masuk bucket list buat taon depan ne mba....haha...dapet tiket AA hampir segitu juga harganya tapi transit di KL dulu...nanti bakal sering nanya2 niy mba, cuman udah ikutin saran blog ini buat booking JJ Hotel en Novotel yg deket Disneyland..can't wait for errrr several months again...hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeay ke Hong Kong...selamat menikmati planning liburannya ya Mbak hehehe..

      Delete
  5. Mb tesyas, saya langsung follow ig mu. Saya sekeluarga (suami, saya dan abang 4 thn dan dede 2tahun) pengenbbackpakeran. Nemu blog mb dan aha, menginspirasi sekali. Trimakasih ya mb

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, thank you udah mampir:)
      Ayo kita backpackeran hehe..

      Delete
  6. Salam kenal mbak tesya, mau nanya nih klo misalnya saya mau kenegara yg bebas visa bagi wni, tpi harus transit di negara yang masih memberlakukan visa bagi wni itu apa perlu kita mengajukan visa dinegara tertentu apa tidak ush mbak tesya, mohon penjelesannya thks mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, salam kenal..
      Tergantung negaranya. Contohnya Australia, waktu kami ke New Zealand, kami tetap harus mengajukan visa transit Australia. Jadi Mba musti baca baik2 ketentuan di negara transitnya ya.

      Delete
    2. Di schipol mbak, lanjut ke turkey, meskipun gk keluar imigrasi tetep dikenakan jga ya, pembuatannya lgsng di bandara kita transit kan ya mbak, biayanya berapa ya biasanya, terus visa transit bisa digunakan jga untuk keluar ke bandara kan soalnya lama jga waktu transitnya, kaya keluar dri KLIA mau foto2 di petronas gtu, thks ya mbak tesya

      Delete
    3. Jadi transitnya di Schipol ya, kalau enggak keluar imigrai gpp, tapi kalau keluar harus ada visa. Nah cuman saya enggan tau untuk visa schengen.

      By the way kami juga baru pulang dari Turki, silahkan diintip tulisan Turki nya di tesyasblog dan tesyaskinderen ya.

      Delete