Liburan Bersama Anak ke Hongkong Day 3: Bermain di Ocean Park

Setelah hari kedua di Hongkong kami batal ke Ocean Park, pagi jam 7 hari berikutnya kiddos sudah bangun dan langsung minta mandi. “Kan kita harus pagi ke Ocean Park” begitu kata mereka. Beres mandi dan sarapan, sekitar jam 8.30 kami pun keluar hotel dan berjalan menuju bus stop di seberang hotel. Jalan raya di depan JJ Hotel tidak terlalu besar, merupakan jalan dua arah yang hanya bisa dilewati oleh dua kendaraan. Tapi jangan salah, walaupun jalannya sempit, tetap saja bis, minibus, taxi dan mobil melewati jalan ini dengan kecepatan tinggi! Ih serem banget deh pokoknya, saya selalu pegang kiddos setiap kali jalan kaki di sekitar hotel. 

Untuk menuju bus stop terdekat dari hotel, kita hanya perlu jalan kaki sekitar 1-2 menit. Ada dua bis yang bisa mengantarkan kami ke Ocean Park dari bus stop dekat JJ hotel, yaitu bis 75 dan bis 90, yang stop di dua halte bis yang berbeda. Kami memilih bus stop yang dilewati bus 90 karena dari hotel, kami ingin singgah dulu ke Seven Eleven, kemudian jalan ke arah bus stop. 

15 menit menunggu, bis 90 pun datang, dan kami meluncur ke Ocean Park, dengen melewati Abeerdeen tunnel. Di bus stop ketiga setelah Aberdeen Tunner kami pun turun, dan berjalan mengikuti sign “Ocean Park”. Jika menggunakan bus 629 dari admirality, kita akan turun tepat di gerbang Ocean Park, namun kami malas harus ke admirality dulu. Karena itu kami pilih bis yang terdekat saja dari hotel, walaupun akhirnya kami harus jalan sekitar 15 menit dari bus stop Abeerdeen Toll Plaza ke pintu masuk Ocean Park. Oya di sekitar bus stop dan pintu masuk Ocean Park, kami melihat sedang dibangun MTR ke Ocean Park, wah asyik banget kalau sudah ada MTR nanti. 

Kami berjalan santai karena memang masih terlalu pagi, kami tiba di Ocean Park dan langsung mengabadikan moment kunjungan perdana kami di Ocean Park:p Karena kami tiba jam 9 pagi (sementara Ocean Park baru buka pukul 9.30), belum terlihat antrian untuk pemeriksaan tas pengunjung, maupun antrian pembelian ticket. Rombongan di depan kami diminta untuk mengeluarkan makanan dari tasnya. Mungkin karena jumlah roti yang mereka bawa terlalu banyak. Sementara saya yang hanya membawa biscuit untuk kiddos, lewat pemeriksaan dengan aman.


Melihat orang sudah boleh masuk ke Ocean Park walalupun waktu belum menunjukan pukul 9.30, kami mengikuti arus masuk, dan hal yang pertama kami temui adalah souvenir shop. Kali ini kiddos harus kecewa, kiddos#2 keluar dari souvenir shop sambil berkata “ini bukan toko mainan!” Sementara kiddos#1 mengikuti saya membeli snowball “ini koleksi aku ya bundu” katanya, rupanya ia ingin mengikuti jejak saya koleksi snowball. 

Setelah melewati souvenir shop, kami disuguhi pemandangan dancing fountain dengan latar belakang giant aquarium dan cable car yang naik ke atas gunung! Wah pemandangan yang selama ini saya hanya liat dari blog orang dan dari websitenya Ocean Park. We were so happy, langsung kiddos yang memang hobby sekali melihat fountain, berlari mendekati fountain dan menikmati the dancing fountain. 



Dari kejauhan kami melihat ada sebuah antrian, yang kami belum tau antrian apa itu, namun setelah mendekat, ternyata itu adalah antrian naik ke cable car, yang baru akan dibuka jam 9.30 teng! Ah beginilah nasib berlibur pada saat warga China merayakan liburan Chinese New Year, dimanapun pasti sangat ramai. Kami pasrah ikut antrian, tapi kami sangat bersyukur bisa tiba pagi hari di Ocean Park, ga kebayang deh kalau datang agak siang, seberapa panjang ya antrian untuk cable car?


Kami hanya antri kurang lebih 15 menit, kemudian kami masuk ke dalam cable car, setelah sebelumnya berfoto keluarga. Perjalanan naik cable car di Ocean Park sangat mengesankan, karena kita bisa menikmati pemandangan gunung, laut, juga Ocean Park dari dalam cable car. Dari kejauhan kami juga melihat roller coaster, baru liat dari jauh aja rasanya kaki udah gemeter! Ahh makasih deh:p Kiddos#1 yang sempat ketakutan di pesawat karena ada sekali turbulence, sebelum naik cable car terus bertanya kepada kami “nanti ada turbulence lagi ga di cable car?” Ternyata ia sangat menikmati perjalanan dengan cable car ini. 




Sesampainya di cable car station, kami membeli foto kami yang dijadikan snowball seharga HKD 280. Setelah saya bayar, saya baru sadar, mahal juga ya ini snowball, tapi Rene mengingatkan, “Udahlah, mending mana nyesel beli atau nyesel ga beli?” hehe.. Rene masih nyindir saya karena urung membeli ticket fireworks di Sydney, dan akhirnya menunggu belasan jam untuk melihat Sydney Fireworks:p 

Untuk kunjungan kami pertama ke Ocean Park, kami masih bingung harus mulai darimana. Kami putuskan wajib melihat Sea Dream show jam 12 di Ocean Theater, karena mengingat pengalaman mengunjungi Singapore Zoo, kiddos sangat suka melihat animal show. Karena itu planning kami, di pagi hari langsung menggunakan cable car ke area The Summit, baru kemudian siangnya kami akan kembali ke area The Waterfront, untuk mengunjungi Whiskers Harbour Kidszone. Walaupun kami sudah melihat map Ocean Park sebelum berangkat via website mereka, kami masih sulit memutuskan mau kemana saja di Ocean Park. Akhirnya kami menikmati wahana berdasarkan urutan yang kami lewati disana. 

Tidak jauh dari Cable Car Station, kami naik wahana Ocean Park Tower, karena belum ada antrian sama sekali. Tower ini berputar di atas 360 derajat, sehingga kami bisa mengintip secara visual apa saja wahana yang ada di Ocean Park. Menurut kiddos#1 ini adalah permainan favoritnya di Ocean Park.



Kemudian kami melihat ada sebuah konservasi Sea Lion di dekat Ocean Park Tower bernama Pacific Pier. Wah langsung saja kami ajak kiddos masuk, dan mereka sangat semangat melihat Sea Lion. Mereka terpukau mendengar suara Sea Lion dan juga melihat mereka berenang yang dapat kita lihat melalui aquarium raksasa. Walaupun akhirnya kiddos#2 paling semangat di area souvenir shop, karena ia menemukan mainan submarine:p 



Begitu keluar dari souvernir shop, kami bertemu dengan escalator yang sangat panjang. Berhubung kami tidak akan sempat naik midlevel escalator di Central, kami menghibur diri dengan turun dan naik escalator di Ocean Park aja deh. Dan lumayan pemandangan yang disajikan tidak mengecewakan.



Setelah kiddos happy dengan submarine mereka, kami pun berjalan ke Ocean Theatre sekitar jam 11 pagi. Semua pengunjung tampak mengarah ke Ocean Theatre. Jalannya lumayan jauh dari Pacific Pier, disinilah kami menyesal kenapa tidak sewa stroller satu lagi untuk kiddos#1 di Ocean Park. Untuk informasi sewa stroller di Ocean Park bisa dibaca di sini. Kami membeli makan siang di Golden Finger Chicken yang terletak dekat dengan Ocean Park, dan makan sambil menunggu show. Ketika kami sampai di Ocean Theatre jam 11.15, tribune atas sudah full, untungnya kami masih mendapatkan area yang beratap. Sebelum show dimulai, ada music performance yang suaranya memang cukup nyaring dan membuat kiddos#2 tidak nyaman. Akhirnya dia memilih tidur di pangkuan Rene, dan lewatlah show Sea Dream yang awalnya kami pikir dia akan sangat suka. 

Sementara kiddos#1 juga tidak antusias dengan show ini. Nampaknya ia bosan terlalu lama menunggu sebelum show dimulai, sehingga ketika show dimulai ia sudah ilfil hehe.. Menurut saya dan Rene, show ini kurang seru, tidak ada adegan melewati lingkaran, berhitung, mencium pengunjung seperti di Ancol. Pokoknya show di Ancol lebih menarik deh. Setelah show berakhir, kiddos#2 pun bangun dari tidur siangnya! Wah gagal total deh kiddos menikmati Sea Dream show siang itu.



Kiddos#1 minta naik kincir angin setelah melihat show, sementara kiddos#2 menolak. Akhirnya saya menemaninya di stroller sementara, kakaknya naik kincir angin raksasa. Saya sudah sempat khawatir melihat antrian panjang untuk naik kincir angin. Namun ia enjoy saya antri, dan menurut rene, kakak sangat menikmati pemandangan dari atas kincir angin.



Agak BT menunggu kakaknya cukup lama, kiddos#2 merengek minta pulang. Haduh! Saya coba hibur dengan menjanjikan bahwa kita akan segera pergi ke playground. Awalnya kiddos meminta kami naik cable car kembali untuk pulang ke area The Waterfront. Namun kami bujuk dan menawarkan naik kereta seperti submarine. Setelah mereka setuju, kami segera berjalan ke The Summit Station, untuk naik Ocean Express train. Sebuah kereta yang dibuat seperti submarine. Di atapnya terdapat Tv yang memperlihatkan video di dalam air, ide yang brilliant. Kiddos sangat senang waktu kereta datang, karena bentuknya submarine, sama dengan mainan yang mereka baru saja beli. Mereka juga sangat excited berada di dalam kereta. 




Akhirnya kita tiba di Whiskers Harbour, area yang khusus dibuat untuk kiddos. Ada baiknya kunjungan ke kids area ini disusun di akhir hari, karena jika pagi hari kami kesini, mungkin kiddos tidak mau kemana-mana lagi. Kiddos senang sekali melihat talking tree yang selama ini hanya mereka lihat di film Dora. Mereka langsung minta foto di depan talking tree.



Memasuki area Whisker Harbour, kiddos langsung menyerbu area playgorund yang cukup besar. Mereka bermain, kamipun istirahat duduk di area yang teduh. Alhamdulillah hari itu cerah, dengan suhu sekitar 20 derajat. Memang betul apa yang kami baca di internet, best time mengunjungi Hongkong itu sekitar bulan Februari.



Puas bermain, kami ajak kiddos mellihat panda. Kayanya sih mereka udah cape, sehingga tidak ada perlawanan berarti untuk meninggalkan area playground:p Di perjalanan menuju Panda, kami melihat antrian untuk melihat birdshow. Kami tanyakan apakah mereka mau melihat birdshow, mereka pun menjawab "Iya!" dengan sangat antusias. Kami masuk ke dalam, dan kali ini mereka sangat senang dengan show burung ini. Saya tanya kepada kiddos#2, kenapa dia tidak mau melihat show dolphin dan sea lion sebelumnya? Ia menjawab, "Aku ga suka musiknya ribut!" Dan di bird show ini aman, karena tidak ada musiknya:p





Setelah birdshow, kami berjalan ke arah tempat konservasi Panda. Ini kali pertama saya melihat panda betulan. Wah lucu sekaliiii! Jangan lewatkan melihat panda ya jika berkunjung ke Ocean Park.



Hari sudah sore ketika kami beranjak mendekati gerbang utama kembali. Kami memutuskan wahana terakhir yang kami lihat adalah The Grand Aquarium. Kami harus antri kurang lebih 30 menit sebelum akhirnya masuk. Menurut kami sih tempat ini sangat keren, tapi menurut kiddos#1, "aku bosen, lebih bagus Sea World!" Ternyata dia masih ingat kunjungannya ke Sea World Ancol. Ok baiklah, next time kita ke Sea World aja ya nak.



Menjelajahi Ocean Park dari jam 9 hingga jam 5 sore membuat kami sangat lelah. Setelah wahana terakhir, kami pun pulang ke admirality naik bis 629 dari gerbang utama Ocean Park. Kami tidak perlu menunggu sama sekali, malah bis 629 yang banyak berjejer itulah yang menunggu kami. Hebat ya! Setibanya di admirality bus terminus, kami pun lanjut naik bis ke JJ hotel.

-end of day 3-



Next Post:
Tips Mengunjungi Hongkong Disneyland

Previous Post:
Mengunjungi Cheung Chau Island


Good News on 15 May 2014:

Untuk Anda yang berencana ke Hongkong, silahkan download ebook Hongkong tesyasblog yang berjudul "Hongkong, a place for everyone" secara gratis!


Bagaimana cara untuk mendapatkan ebook travel gratis Hongkong ini?
Follow twitter @tesyasblog
Download our ebook di link ini


Updated February 2015: 
Untuk merencanakan liburan keluarga ke Hong Kong, Anda bisa mendapatkan informasi detail di dalam buku Family Backpacking Hong Kong yang sudah bisa didapatkan di toko buku terdekat. 

10 comments:

  1. Seru bgt ya mbak jalan2 di op nya...
    hihi..
    mbak mau tanya nih, harga sovenir2 di op, kisarannya berapaan sih?
    Thanks..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mbak, iya seru:)
      Wah aku udah lupa...yg aku inget beli snowball aja HKD80, dan tempelan kulkas HKD45.
      Kapan mbak mau ke OP? Have fun yah disana.

      Delete
  2. Mau tanya Mba...
    Untuk cable car dan selama transportasi disana gratis (sudah termasuk tiket masuk) atau ada tambahan biaya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, udah masuk ke tiketnya Mba, all in :)

      Delete
    2. Hai mba...mau Tanya masuk OP berapa ya? Rate hotel JJ brp?trims

      Delete
    3. Hai Mba, menurut website OP, harganya skrg dewasa HKD385 dan anak HKD193.
      Rate JJ sekitar Rp 1 juta-2 juta, bergantung seasonnya Mba.

      Delete
  3. Dear Mbak Tesya,
    mau tanya misal nih karena keterbatasan waktu Mbak Tesya harus milih antara ke Ocean Park atau ke Disneyland, mbak bakal pilih apa?
    saya sebelumnya sudah pernah ke disneyland tokyo. ada yang bilang disneyland hongkong jauh lebih kecil dari yang di tokyo ya mbak? saya pengen ke disneyland tapi pengen lihat panda hahahaha... jadi bingung sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Dhilla...jawaban saya sangat yakin dalam hal ini: Ocean Park! Hehehe..
      Saya dulu pilih keduanya karena Kiddos kan lagi suka Toy Stories. Have fun di Hong Kong ya :)

      Delete
  4. Mbak, aku memang ada rencana bawa anak2 ke HK bulan Agustus. Kira2 utk bawa anak2 + baby cuaca disana nyaman apa ngga?
    Aku sih pernah bulan Februari 2012, pas si kk-1 TK besar. asik bgt di DL HK.
    Kira2 di Ocean Park jauh lbh asik ya drpd di DL??
    utk bawa anak2 + Baby lebih nyaman ke DL atau ke OP??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Khaira, kalau di Jepang itu kan Juli Agustus panas banget ya. Nah Jepang kan udah deket ama HK, tapi aku enggak tau gimana HK di Agustus. Mustinya sih musim panas juga ya.

      Keduanya nyaman kok Mba, aku lebih suka OP karena mainannya lebih banyak. Ada playgroundnya besar banget. Kalau bisa keduanya aja Mba hehee..

      Delete